Jumat, 28 Desember 2018

IT MASTER PLAN DI TOKO UKIRAN AL IHSAN KHAS PALEMBANG



KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan IT Master Plan di Toko Ukiran Al ihsan tepat pada waktu yang ditentukan. Dalam penulisan ini penulis menyadari bahwa tanpa adanya bimbingan, bantuan serta dukungan serta petunjuk dari semua pihak tidak mungkin laporan ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1. Orang tua dan Saudaraku tercinta yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil serta doa.
2.  Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M. selaku Rektor Universitas Bina Darma Palembang.
3.  Dedy Syamsuar, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer.
4.  Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi.
5.  Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D. selaku pembimbing dalam penulisan IT Master Plan di Toko Ukiran Al Ihsan Khas Kota Palembang
6.  Teman-teman Satu kelompok yang selalu solid dalam pembuatan IT Master Plan 
Akhir kata penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini sangat sederhana dan banyak kekurangan. Namun, harapan penulis kiranya laporan IT Master Plan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
                         Palembang,        Desember  2018


                      Penulis


DAFTAR ISI


Halaman Judul ......................................................................................................... i
Kata Pengantar........................................................................................................ ii
BAB I    PENDAHULUAN ................................................................................ 1
1.1. Latar Belakang ............. ..................................................................................... 1
1.2. Maksud dan Tujuan.........................................................................………….2
1.3. Sasaran.............................................................................................…………..3
BAB II  ANALISA KONDISI SAAT INI .......................................................... 5
2.1. Profil Perusahaan ............................................................................………….5
2.1.1. Penjualan......................................................................................................... 5
2.1.2. karyawan ................................ ......................................................................... 7
2.1.3. jenis ukiran ........................................................... .......................................... 8
2.1.4. Analisa Kondisi Masa Depan........................................................ ....... ……..9
2.1.5. Analisa SWOT ......................................................................... ..... ………….10
BAB III  ANALISA ISU STRATEGI .......................................................... ..... 11
3.1. Isu-Isu Strategis yang akan Dihadapi ...................................... ..... 12
3.1.1. Analisis Internal .......................................................... ..... 13
3.1.2. Analisis Eksternal ....................................................... ..... 14
3.1.3. Persaingan Antar Perusahaan Sejenis ………………… 15
Profil Kompetitor.......................................................... ..... 15
3.2. Analisis Visi dan Misi ............................................................. ..... 16
3.2.1. Visi ............................................................................... ..... 17
3.2.2. Misi .............................................................................. ..... 17
3.2.3. Analisis Kebutuhan terhadap Teknologi ..................... ..... 18
BAB IV  VISI DAN MISI ............................................................................. ..... 19
4.1. Visi dan Misi ............................................................................ ..... 20
4.2. Visi ........................................................................................... ..... 21
International ...................................................................... 21
4.3 Berbasis IT………………………………………………. 22
4.4. Misi ............................................................................................... 23
BAB V .  STRATEGI PEMBANGUNAN ........................................................ 24
5.1. Strategi Pembangunan .................................................................. 24
BAB VI  PETA JALAN PEMBANGUNAN ................................................... 25
BAB VII PENUTUP ........................................................................................... 26
7.1. Kesimpulan ..................................................................................... 27
7.2. Saran ............................................................................................... 28




Rencana Strategi IT
UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) Industri kerajinan Ukiran Khas Palembang (Toko Ukiran Al Ihsan)
Oleh :Asih Sri Puji Lestari, Deby Tri Sundari, Liza Andriani, Mutia Angraeni, Koswara, Muhammad Syariansyah, Syairul, Wirah Rahmatullah

Dosen Pengasuh : Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D


BAB I

PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Industri kerajinan ukir sebagai salah satu bentuk karya seni Kota Palembang,Seni ukir Palembang bisa dikatakan sangat unik dimana seni ukir tersebut memang memiliki motif yang khas serta berbeda. Pengaruh Cina dan juga Budha masih menonjol dan banyak mempengaruhi budaya Palembang. Hal ini tersaji pada seni ukir yang didominasi oleh tumbuhan layaknya bunga teratai dan juga bunga melati. Ukiran kayu sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan banyak berkembang di Palembang. Pengrajin atau pengukir kayu masih mudah ditemui, Karena masih banyak karya mereka yang bisa dibeli di toko ukiran khas palembang. Ukiran kayu khas Palembang telah tumbuh menjadi industri yang dipercaya masyarakat dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan mereka, tentunya selain terkenal akan pempek yang mendulang keuntungan. Ukiran juga bisa dijadikan salah satu bisnis dan usaha yang cukup menjanjikan baik di Palembang maupun luar Palembang. Negara Indonesia merupakan daerah tropis yang sebagian besar wilayahnya diisi oleh lautan dan juga hutan. Hutan yang tersebar di banyak tempat di Indonesia tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para perajin. Karya kerajinan ukiran adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan  tatah ukir. Kerajinan ukiran memang lebih banyak menggunakan bahan baku kayu sebagai bahan utamanya. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, dan lain-lain.
Toko ukiran Al Ihsan palembang adalah usaha yang di rintis turun menurun oleh keluarga ibu almh.h.asnawati yang telah didirikan sejak tahun 1970 Seiring berjalannya waktu seni ukir terus berkembang termasuk di Indonesia, Seni ukir sendiri memerlukan bahan dan media yang unik agar nilai jualnya tinggi dan menarik perhatian orang yang melihatnya Seni ukir termasuk kedalam seni yang dalam pengerjaannya terbilang sulit, tetapi seni ukir bisa dimodifikasi dalam hal bahan  media serta alat yang digunakan.



1.2 Maksud Dan Tujuan
Adapun maksud penyusunan adalah untuk menjadikan rencana strategi (Renstra) ukiran khas Palembang yang berbasis web industri Ukiran Toko Al Ihsan Kota Palembang pada tahun 2018 – 2022 sebagai pedoman dalam sektor Perdagangan dan UKM kota Palembang melaksanakan pembangunan TI dan pelayanan dalam pengembangan IT sebagai tolak ukur penilaian pada Toko Ukiran Al Ihsan Palembang dalam mengembangkan teknologi informasi. Maksud tersusunnya perencanaan teknis strategis secara berturut-turut yang menjabarkan program dan kegiatan dalam rangka mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam bidang industrian perdagangan dan UMKM kota Palembang secara bertahap dalam melaksanakan program dan kegiatan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mulai dari tahun 2018-2022.
Adapun tujuan penyusunan Renstra UMKM Ukiran khas Palembang adalah    :
1.        Menjabarkan tujuan, sasaran, strategi dan kegiatan Toko Ukiran Al Ihsan sesuai dengan visi dan misi
2.      Menjabarkan rencana pembangunan dan pengembangan TI Toko Ukiran Al Ihsan yang telah diatur dalam tahun 2018-2022
3.  Menjadi acuan evaluasi dan penilaian kinerja atas pelaksanaan program atau kegiatan pembangunan dalam kurun waktu lima tahun
4.        Membantu Toko Al ihsan mengembangkan penjualan produk melalui Teknologi informasi yang sedang berkembang pesat saat ini seperti melalui website dan sosial media guna untuk mendongkrak produk Toko Ukiran Al ihsan dapat menjangkau pasar yang lebih luas bahkan mampu mengakses dan bersaing di pasar  internasional.

1.3 Sasaran

Sasaran kajian ini adalah untuk mengetahui potensi produk yang di hasilkan pada toko Ukiran Al ihsan dan sebagai perajin Ukiran khas Palembang yang produknya banyak di minati orang serta untuk meningkatkan layanan dan produksi Ukiran khas Palembang sebagai salah satu produk unggulan di Palembang yang dapat memasuki pasar nasional dan internasional. Dengan menggunakan teknologi informasi

BAB II
ANALISA KONDISI SAAT INI

2.1 Profil Perusahaan
Toko Al Ihsan Palembang yang beralamat di Jalan Faqih Jalaluddin no. 14 D 19 ilir Palembang Sumatera Selatan 30131 merupakan usaha keluarga ibu almh.hj.asnawati usaha ini berdiri sejak tahun 1970 , melayani pembuatan lemari ukir dan juga menjual ukiran untuk kaca, hasil karya mereka bagus dan rapi. Ukiran khas Palembang ini tergolong ukiran yang keberadaan nya sangat banyak di minati masyarakat di daerah sumatera selatan khusus nya kota madya Palembang. Lemari Ukiran khas Palembang ini di kerjakan oleh pengrajin yang ahli dan sudah professional di bidang nya, konstruksi pembuatan di lakukan dengan pengawasan ketat sehingga tercipta produk yang berkualitas tinggi bila di bandingkan dengan produk dari toko lain. Proses Finishing pada lemari merupakan tahap akhir pengerjaan furniture itu harus benar-benar maksimal. Oleh karena itu, kami mempercayai proses finishing pada tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan tidak ragu lagi akan hasil kerja nya supaya hasil nya berkualitas.
     
      2.1.1 Penjualan

Tabel 2.1 Pendatan dan Biaya produukToko Ukiran al ihsn Khas Palembang

No
Keterangan
Meja
Kursi
Lemari
2015
2016
2015
2016
2015
2016

Pendapatan
30.000.000
50.000.000
50.000.000
65.000,000
120.000.000
140.000.000

Biaya







Upah Tenag Kerja
30.000.000
12.000.000
35.000.00
30.000.000
38.000.000
38.000.000

Bahan Baku
50.000.000
150.000.000
230.000.000
28.000.000
60.000.000
55.000.000

Transportasi
2.000.000
50000.000
2.000.000
7.000.000
10.000.000
6.000.000

Biaya

Penyusun
5000.000
500.000
500.000
5000.000
5000.000
5000.000











              Tabel di atas menjelaskan  pendataan biaya yang di keluarkan oleh Toko Al ihsan dan pemasukan yang di dapat  pada toko al ihsan  di tahun 2015-2016. Pada tabel tersebut menjelaskan pemasukan Toko ukiran Al ihsan yang masih menggunakan sistem yang biasa dan pada tahun 2017 ,2018 sudah memulai menggunakan sistem yang baru seperti menggunakan media website facebook dan instagram. 

Berikut Tabel pendapat Toko ukiran Al ihsan yang menggunakan sistem yang baru.

NO
PEMESANAN
JUMLAH PEMASUKAN 2017
JUMLAH PEMASUKAN 2018
TARGET 2017
TARGET
2018
Presentase 2017
PRENSTAS2018
1
INSTAGRAM
230.000.000
265.000.000
240.000.000
280.000.000
10%
15%
2
WEBSITE
210.000.000
250.000.000
230.000.000
270.000.000
20%
20%
3
FACEBOOK
250.000.000
285.000.000
260.000.000
300.000.000
35%
35%

2.1.2. Karyawan
                                                                                    Tabel karyawan

Jabatan
Jumlah karyawan
Pendidikan terakhir
Kepala Toko
1
S1
Tukang antar
3
SMA
Admin
1
SMA
Pengemasan
2
SMP
Pengrajin/Tukang
3
SMP

2.1.3.  Jenis Ukiran

a. Ukiran Tebuk Tembus
Ukiran tebuk berasal dari sekeping papan atau beberapa keping papan yang ditebuk dengan menggunakan gerudi gergaji (gergaji menggerudi) supaya tembus bentuk-bentuk bunga atau corak.Terdapat dua jenis ukiran jenis ini, iaitu ukiran tebuk tidak silat dan ukiran tebuk silat.
Ukiran tebuk tidak silat banyak terdapat pada , ,lemari.Bagi ukiran tebuk silat, bahagian yang menindih serta melengkung keluar ditimbulkan dan bahagian yang melengkung ke dalam serta yang tertindih ditenggelamkan.Sesungguhnya silat ialah istilah yang menunjukkan bahagian yang timbul dan tenggelam serta papan tebuk disobek.Bunga ukir yang terdapat pada bentuk ini ialah awan larat, silang dan simetri.

Tabel Jenis barang

No
Nama barang
Jumlah pembuatan

Lemari
15

Kursi
20

Meja
12


2.1.4. Analisis Kondisi Masa Depan

Analisis kondisi masa depan yang di jangkau untuk 5 tahun kedepan penjualan ukiran mengalami kendala dan banyaknya kompetitor pada industri perdagangan khususnya industri ukiran maka upaya pengembangan umkm ukiran khas Palembang adalah :

Strategi Dan Pengembangan Usaha

1.        Mengembangkan promosi
Diperlukan media khusus yang digunakan dalam upaya mempromosikan produk-produk yang dihasilkan.
2.        Menghasilkan produk baru
Usaha Toko Al Ihsan melakukan inovasi terhadap produk agar berbeda dan terlihat menarik dari produk yang lainnya ataupun kita bisa melakukan perbaikan terhadap produk agar dapat bersaing dengan produk-produk lain.
3.        Harga yang kompetitif serta memberikan pelayanan yang maksimal
Memberikan harga yang terjangkau  pelayanan yang semaksimal mungkin kepada para konsumen maupun pelanggan agar merea dapat menilai langsung hasil kinerja pelayanan Toko Al Ihsan.

2.1.5. Analisis SWOT


Perkembangan IT menuntun pemilik bisnis untuk mengembangkan dan memanfaatkan IT untuk memperluas dan memasarkan ukiran kayu khas palembang ke pasar yang lebih luas dan jangkauan wilayah yang luas agar mampu menarik calon konsumen dari berbagai daerah dalam dan luar negeri. Maka harus dibangun tata kelola teknologi informasi yang baik agar menghasilkan profit yang besar serta mengenalkan budaya ukiran kayu khas Palembang ke dalam dan luar negeri yang menjadi kebanggan kota palembang.

Dalam hal ini agar lebih mudah dalam memetakan masalah, dapat menggunakan SWOT. Kondisi saat ini pada ukiran kayu khas palembang dapat dilihat melalui tabel SWOT berikut :
Tabel analisa Swot
Strength
Weakness
a.       Pengrajin Handal
b.      Inovasi pada produk
c.       Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
d.      Social media
a.       Pemasaran terbatas
b.      Pengrajin terbatas
c.       Barang baku yang sama sulit didapat
Oppurtiruty
Threats
a.       Pelanggan dapat memesan ukiran kayu sesuai pola yang diinginkan
b.      Penjualan secara online maupun offline
c.       Banyak layanan kjasa pengirim
a.       Bisnis yang serupa
b.      Bisnis yang menggunakan fasiltas internet lainnya

 kelebihan

a.pengrajin handal
pengrajin handal disini yang dimaksud adalah pengrajin yang bisa membuat pola dan memahat ukiran kayu yang diinginkan para pelanggan.
b. Inovasi pada produk
Inovasi produk disini adalah ukiran kayu yang biasanya diproduksi untuk jenis ukiran kayu tradisional dikembangkan menjadi produk modern .
c.memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
Meberikan pelayanan terbaik di sini adalah ukiran kayu al ihsan melayani pelanggan dengan tata kerama,sopan santun dalam berkomunikasi yang baik.
d. Sosial Media
Sosial media merupakan capaian pertama dan akan terus dikembangkan sebagai rencana jangka pendek mengingat fitur yang disediakan selalu update.

Kelemahan

a. pemasaran terbatas.
 pemasaran terbatas yang dimaksud adalah ketika suatu waktu pemesanan produk banyak tapi jumlah pengrajin terbatas,sehingga pemasaran tersebut terbatas pula. 
b. Pengrajin terbatas.
Pengrajin yang dimiliki tidak selalu sesuai dengan jumlah pesanan produk yang diminta.
c. Bahan baku yang semakin sulit didapat.
maksudnya adalah populasi kayu untuk pembuatan ukiran kayu berkurang sehingga untuk sulit didapatkan.

Peluang

a. Pelanggan dapat memesan ukiran kayu  sesuai pola yang diinginkan.
Pelanggan tidak selalu membeli produk yang diproduksi namun terkadang memiliki pesanan tersendiri sesuai keinginan maka dibutuhkan teknologi informasi agar waktu dan transaksi menjadi efektif dan efisien.
b. Penjualan secara online maupun offline
Teknologi informasi memberikan banyak fasilitas kepeda penggunanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
c. Banyak layanan jasa pengiriman .
Sekarang banyak berkembang layanan jasa berbasi teknologi informasi yang siap melayani dan bekerja sama. 

Ancaman

1. Bisnis yang serupa.
Bisnis yang serupa yaitu ukiran kayu akan menjadikan pelanggan banyak pilihan dan kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya harus mampu bersaing.
2. Bisnis yang menggunakan fasilitas internet lainnya.
Sekarang hampir semua pelaku usaha memanfaatkan fasilitas internet dalam memasarkan produknya agar cepat sampai ke calon pembeli maupun pelanggan.
Dari analisis SWOT diatas dapat diketahui ada kebutuhan IT diperlkan untuk menghadapi persaingan bisnis serupa, sebab apabila hanya mengandalkan penjualan offline maka calon konsumen otomatis akan terbagi dalam lingkup kota Palembang. Analisis SWOT menganalisa kekuatan apa saja yang dimiliki pemilik bisnis untuk menghadapi persaingan. Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha sebagai berikut :
1. Kelemahan yang dimiliki haruslah ditutupi dengan pengembangan IT yang nantinya dapat menjadikan sebagai kekuatan.
 2. Kesempatan dan peluang usaha harus mampu dibaca agar pengembangan IT tidak salah sasaran sehingga harapan yang dinnginkan dapat dipenuhi.
 3. Ancaman datang dari luar dalam hal ini penjualan ukiran kayu di Palembang tentunya memiliki banyak pesaing yang menjual produk serupa sehingga dibutuhkan kekuatan IT dan inovasi agar menjadi yang terdepan dalam bisnis ukiran kayu.

BAB III
ANALISIS ISU STRATEGIS

1.1        Isu-isu strategis yang akan dihadapi

       Toko Ukiran Al Ihsan umkm kota Palembang dalam mengembangkan usahanya melakukan pendekatan yang digunakan dalam mencapai tujuan untuk pengembangan TI sebagai upaya mendukung tercapainya visi dan misi Toko Al Ihsan tahun 2018 - 2022. Maka permasalahan dan isu-isu strategis penyelenggaraan tugas fungsi menjadi rujukan penting dalam menentukan program dan kegiatan yang diprioritaskan selama lima tahun ke depan

1.1.1  Analisis Internal

Analisis Lingkungan Internal analisis lingkungan internal adalah proses dimana perencana strategi mengkaji pemasaran dan distribusi usaha ukiran, penelitian dan pengembangan, produksi dan operasi, sumber daya dan karyawan, serta faktor keuangan dan akutansi untuk menentukan dimana kekuatan dan kelemahan perusahaan. pendekatan fungsi bisnis berupaya mengidentifikasikan dan menilai faktor- faktor internal yang mencakup kemampuan perusahaan dan keterbatasan yang biasanya dikategorikan sebagai berikut :

.    A.  Manajemen
Manajemen merupakan suatu tingkatan sistem pengaturan organisasi yang
mencakup sistem produksi, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia dan
keuangan. Fungsi manajemen terdiri dari lima aktivitas dasar yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemotivasian, dan  pengendalian.

B. Pemasaran
Pemasaran merupakan proses menetapkan, mengantisipasi, menciptakan dan  memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa. Ada tujuh fungsi dasar pemasaran : analisis pelanggan, penjualan produk atau jasa,  perencanaan produk dan jasa, penetapan harga, distribusi, riset  pemasaran, dan analisis peluang. Dengan memahami fungsi – fungsi ini akan membantu dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan pemasaran.

C.  Keuangan
Kondisi keuangan sering dijadikan ukuran tunggal terbaik dalam menentukan  posisi persaingan Selain itu, kondisi keuangan perusahaan juga dapat menjadi daya tarik bagi investor. Penetapan kekuatan dan kelemahan finansial sebuah perusahaan sangat penting untuk memformulasikan strategi secara efektif.

      D. Produksi dan Operasi
Produksi dan operasi dalam suatu perusahaan merupakan seluruh aktivitas yang merubah input menjadi output yang berupa barang dan jasa. Manajemen  produksi dan operasi erat kaitannya dengan  input, proses, dan output.

1.1.2   Analisis eksternal

Analisis Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal adalah suatu proses yang digunakan perencana strategis untuk memantau sektor lingkungan dalam menentukan peluang atau ancaman terhadap perusahaan (Jauch dan Glueck, 2003) Perubahan dalam kekuatan eksternal mengakibatkan perubahan dalam permintaan konsumen untuk barang industri. Kekuatan eksternal memengaruhi tipe produk yang dikembangkan, karakteristik dari strategi segmentasi pasar dan positioning dan pilihan produk yang ingin diakuisisi atau dijual. Kekuatan eksternal secara langsung mempengaruhi pemasok serta distributor.

3.1.3  Persaingan Antar Perusahaan Sejenis

Profil Kompetitor

Toko Al Ihsan Palembang yang beralamat di Jalan Faqih Jalaluddin no. 14 D 19 ilir Palembang Sumatera Selatan 30131 yang merupakan lokasi penjualan ukiran kayu banyak yang bergerak pada bidang yang sama dalam menghasilkan ukiran kayu khas Palembang, seperti toko ukiran agung jaya,toko ukiran palembang maika.
Tiap pelaku usaha ukiran kayu ini juga memanfaatkan media social seperti facebook dan bergabung di market place untuk menjangkau calon pembeli yang lebih luas. Competitor sejenis yang telah ada akan saling bersaing dalam merebut pelanggan, para perusahaan akan menggunakan strategi-strategi bersaing seperti menurunkan harga, meningkatkan kualitas, menambah produk, menyediakan jasa, memperpanjang garansi dan meningkatkan iklan. Ini dilakukan karena persaingan antar perusahaan sejenis merupakan ancaman yang terbesar diantara lima kekuatan kompetitif.

3.2 Analisis Visi dan Misi

        3.2.1 Visi

Toko Ukiran Khas Palembang Al Ihsan menjadi usaha Ukiran kayu yang memberikan banyak pilihan Ukiran terbaik di Palembang terutama pada pembuatan Lemari Ukir Khas Palembang dan Ukiran untuk kaca dan memperkenalkan atau memasarkan Ukiran Khas Palembang secara luas dengan menggunakan pemanfaatan teknologi informasi dan proses transaksi pembayaran via BANK untuk mengembangkan tata kelola IT siap bersaing di pasar global dan dengan mengetahui kebutuhan konsumen untuk meningkatkan kualitas produk.

3.2.2. Misi

       Menyediakan berbagai pilihan produk Ukiran dengan motif khas dan menarik dari Kota Palembang Memperkenalkan atau memasarkan Ukiran Khas Palembang dengan memanfaatkan teknologi informasi saat ini Menjalankan usaha dengan memperhatikan lingkungan alam dan masyarakat sekitarnya dengan mengikuti tren model masa kini.

3.2.3 Analisis Kebutuhan Teknologi Informasi

Berdasarkan analisa visi dan misi maka penerapan teknologi informasi di Toko Ukiran Khas Palembang al ihsan maka diharapkan dengan keberadaan teknologi informasi dapat :
1.      Memasarkan produk dengan menerapkan E-Marketing
2.      Meningkatkan transaksi dan efisiensi keamanan dalam bertransaksi.

BAB IV
VISI DAN MISI
4.1 Visi dan Misi

Visi ukiran kayu al ihsan :
Memperkenalkan produk baru yang di pasarkan al ihsan dan menjadikan usaha industri ukiran kayu yang menghasilkan produk ukiran kayu berkualitas.

Misi Ukiran kayu al ihsan :
1.  Melakukan proses pekerjaan sesuai prosedur atau aturan
2.  Menyelesaikan pekerjaan atau pemesanan konsumen tepat waktu.
3.  Bekerja dengan memperhatikan standar keamanan karyawan.
4.  Menghasilkan produk ukiran kayu berkualitas ekspor
5.  Menggunakan bahan baku ukiran kayu berkualitas.

1.2 Visi
internasional 

Menerapkan sistem berbisnis IT sehingga pemasaran produk secara luas dan produk ukiran khas palembang dapat diketaui oleh banyak orang melestarikan budaya tradisional ukiran kayu dengan teknologi informasi.

1.3    Berbasis IT
Penggunaan mobile aplikasi dan website yang bisa digunakan untuk menunjang peningkatan sesuai tujuan visi dan misi yang ingin di capai Toko ukiran al ihsan sehingga media pemasaran dan calon konsumen dapat lebih mudah memesan dan mengetahui produk.

Berdasarkan visi teknologi informasi mewujudkan keinginan pengembangan IT untuk masa depan mengenai apa yang akan dicapai dari teknologi informasi bagi pelaku usaha. Rencana Strategis Pengembangan Teknologi Informasi :


NO

Layanan
Tahun


2018
2019
2020
2021
2022

1

Pesan Antar Dalam Kota

Telfon
Email
Sms
Wa
IG



-


MoU jasa antar barang


-

Kerjasama Layanan Integrated perusahaan jasa


2


Website

https://toko-ukiran-palembang-al-ihsan.business.site



-

Menambah fitur di Website


-


3


 E-Commerce


-

MarketPlace(Lazada, Bukalapak)



-

Membangun
Mobile Aplication

Menambah fitur di aplikasi


4.4. Misi
Misi dan indikator

No.
Misi
Indikator
Sasaran
1
Penjualan menerapkan IT            

a.       Menggunakan Media Sosial

b.      Menggunakan Website

c.        Menggunakan Aplikasi

Pelanggan dapat lebih mudah berkomunikasi dalam menanyakan produk
Sistem 24 jam dan keamaan bertransaksi


Pelayanan berbasis IT

a.       Pengiriman melalui jasa online

b.       Pembayaran secara digital.

Berkerjasama MoU dengan perusahaan jasa dan menarik perhatian konsumen dengan barang yang dipesan di antar langsung ke tempat   mempermudah konsumen


3.
.
Pemasaran berbasis IT


a.       Promosi dan Endorse Sosial Media

b.      Iklan Website dan blog






konsumen mampu  melihat jenis produk melalui berbagai fasilitas teknologi informasi yang digunakan toko al ihsan.



BAB V
STRATEGI PEMBANGUNAN

5.1. Strategi Pembangunan

Agar Toko Al ihsan dapat dengan mudah memajukan usahanya dengan adanya strategi pembangunan. Maka di buat lah misi Toko Al ihsan yaitu sebagai berikut.
Misi dan Strategi
NO
MISI
STRATEGI

1

Menjadikan produk Toko Ukiran Al ihsan  banyak di minati para konsumen

Meningkatkan jenis produk yang akan di jual


2
Teknologi  informasi sebagai sarana penjualan dan pelayanan


Peningkatan IT pada Toko Ukiran Al ihsan

3
Mengembangkan produk yang akan di jual oleh toko ukiran al ihsan sampai ke pasar nasional maupun internasional
1.         Mengembangkan layanan IT pada setiap produk yang akan dijual
2.         Melengkapi SDM dengan adanya peran teknologi informasi

Dengan di buat tabel di atasa maka dapat di simpulkan bahwa sebuah strategi pembangunan dapat berjalan dengan lancar apabila misi terlaksana.



BAB VI
PETA JALAN PEMBANGUNAN

Pada pembangunan sebuah usaha di perlukan sebuah misi untuk menuju sasaran yang akan di tentukan guna misi untuk mewujudkan konsep perencanaan pembangunan strategi usaha tersebut. maka perlu di bentuk strategi yang akan di lakukan adalah sebagai berikut.
NO
MISI
KEGIATAN
Timeline
1
Memberikan pelayanan yang baik pada customer
Memberikan diskon pada setiap pembialan barang  di Toko Al ihsan
Bersikap ramah dalam melayani customer
1-10
2
Membangun layanan IT pada penjualan
Membuat layanan service pada konsumen

1-5
Menjual produk melalui layanan IT seperti media sosial dan website dan
1-10
Melakukan Transaksi melalui transfert ATM/BANK
1-10
3
Menjual produk dengan banyak inovasi
Menambah jenis produk yang jarang dijual oleh Toko lain
1-5
Harga lebih murah dibanding dengan Toko lain tetapi kualitas masih tetap bagus
1-5
4
‘Mampu bersaing dengan kompetitor lain
Memiliki karyawan yang handal dengan banyak membangun inovasi inovasi pada setiap produk yang akan di jual
1-10
Mampu bersaing di pasar nasioanl maupun internasional
1-5
Mengasah ilmu dengan selalu belajar dan mencari rekan bisnis yang bisa di ajak kerjasama
1-10


BAB VII
PENUTUP

7.1 Kesimpulan

Dengan adanya renstra ini dapat di simpulkan bahwa Tuko ukiran Al ihsan ini dapat mengembangkan produk penjualan dengam cara sebagai berikut.

1. Menambah layanan IT pada sistem layanan penjualan
2. Menambah produk yang akan di jual agar produk yang di jual sampai ke pasar nasional maupun internasional
3. Selalu memberi inovasi inovasi baru pada setiap produk agar selalu di minati pada konsumen
4. Melayani konsumen dengan sepenuh hati

Dengan menjalankan usaha Toko Ukiran Al ihsan ini  bagaimana caranya bertahandan mampu bersaing dengan kompetitor lain namun usaha Toko Ukiran ini tetap selalu di minati para konsumen, serta dapat selalu muda di ingat oleh para konsumen dengan ke khasan nya Ukiran yang di produksi oleh Toko Al ihsan. Serta Toko Al ihsan selalu berusaha bagaimana caranya untuk terus menjaga agar apa yang sudah di ciptakan produknya terus bertahan sampai tahun tahun selanjutnya.

7.2 Saran

Untuk mengembangkan produk Toko Ukiran Al ihsan khas Palembang maka kami selaku penulis memberikan saran yang mungkin bisa bermanfaat dan dapat membantu manajemen Toko Ukiran Al ihsan dengan cara  yaitu sebagai berikut.

1.       Membuat pembelajaran atau kursus membuat produk ukiran  khususnya   kepada masyarakat palembang guna memajukan dan melestarikan produk khas palembang ukiran ini agar tidak punah dan selalu maju produknya hingga ke pasar nasional maupun internasional.
2.   Membuat layanan IT pada UMKM khususnya ukiran palembang guna mempererat silatuhrami dengan kompetitor lain.
3.         Mengembangkan media teknologi sebagai mentoring marketing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IT MASTER PLAN DI TOKO UKIRAN AL IHSAN KHAS PALEMBANG

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan IT Master Plan di Toko Ukira...