KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT berkat rahmat
dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan IT Master Plan di Toko Ukiran Al
ihsan tepat pada waktu yang ditentukan. Dalam penulisan ini penulis menyadari
bahwa tanpa adanya bimbingan, bantuan serta dukungan serta petunjuk dari semua
pihak tidak mungkin laporan ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu pada
kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1. Orang tua dan Saudaraku tercinta yang telah
memberikan bantuan baik moril maupun materil serta doa.
2. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M. selaku Rektor
Universitas Bina Darma Palembang.
3. Dedy Syamsuar, Ph.D. selaku Dekan Fakultas
Ilmu Komputer.
4. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. selaku Ketua
Program Studi Sistem Informasi.
5. Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D. selaku
pembimbing dalam penulisan IT Master Plan di Toko Ukiran Al Ihsan Khas Kota Palembang
6. Teman-teman Satu kelompok yang selalu solid dalam pembuatan IT Master Plan
Akhir kata penulis menyadari sepenuhnya bahwa
laporan ini sangat sederhana dan banyak kekurangan. Namun, harapan penulis
kiranya laporan IT Master Plan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Palembang,
Desember 2018
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
Judul
......................................................................................................... i
Kata
Pengantar........................................................................................................ ii
BAB
I PENDAHULUAN
................................................................................ 1
1.1.
Latar Belakang .............
.....................................................................................
1
1.2.
Maksud dan
Tujuan.........................................................................………….2
1.3.
Sasaran.............................................................................................…………..3
BAB
II ANALISA KONDISI SAAT INI
.......................................................... 5
2.1.
Profil Perusahaan
............................................................................………….5
2.1.1.
Penjualan.........................................................................................................
5
2.1.2.
karyawan ................................ .........................................................................
7
2.1.3.
jenis ukiran ...........................................................
.......................................... 8
2.1.4.
Analisa Kondisi Masa Depan........................................................
....... ……..9
2.1.5.
Analisa SWOT .........................................................................
..... ………….10
BAB
III ANALISA ISU STRATEGI
.......................................................... ..... 11
3.1.
Isu-Isu Strategis yang akan Dihadapi ...................................... .....
12
3.1.1.
Analisis Internal ..........................................................
..... 13
3.1.2.
Analisis Eksternal .......................................................
..... 14
3.1.3.
Persaingan Antar Perusahaan Sejenis ………………… 15
Profil
Kompetitor.......................................................... ..... 15
3.2.
Analisis Visi dan Misi .............................................................
..... 16
3.2.1.
Visi ...............................................................................
..... 17
3.2.2.
Misi ..............................................................................
..... 17
3.2.3.
Analisis Kebutuhan terhadap Teknologi ..................... ..... 18
BAB
IV VISI DAN MISI
.............................................................................
..... 19
4.1.
Visi dan Misi ............................................................................
..... 20
4.2.
Visi ...........................................................................................
..... 21
International
...................................................................... 21
4.3
Berbasis IT………………………………………………. 22
4.4.
Misi ............................................................................................... 23
BAB
V . STRATEGI PEMBANGUNAN
........................................................ 24
5.1.
Strategi Pembangunan .................................................................. 24
BAB
VI PETA JALAN PEMBANGUNAN
................................................... 25
BAB
VII PENUTUP ........................................................................................... 26
7.1. Kesimpulan ..................................................................................... 27
7.2. Saran
............................................................................................... 28
Rencana Strategi IT
UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan
Menengah) Industri kerajinan Ukiran Khas Palembang (Toko Ukiran Al Ihsan)
Oleh
:Asih Sri Puji Lestari, Deby Tri Sundari, Liza Andriani, Mutia Angraeni, Koswara, Muhammad Syariansyah, Syairul, Wirah
Rahmatullah
Dosen Pengasuh : Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Industri
kerajinan ukir sebagai salah satu bentuk karya seni Kota Palembang,Seni ukir Palembang bisa dikatakan sangat unik
dimana seni ukir tersebut memang memiliki motif yang khas serta berbeda.
Pengaruh Cina dan juga Budha masih menonjol dan banyak mempengaruhi budaya
Palembang. Hal ini tersaji pada seni ukir yang didominasi oleh tumbuhan
layaknya bunga teratai dan juga bunga melati. Ukiran kayu sudah ada sejak
ratusan tahun lalu dan banyak berkembang di Palembang. Pengrajin atau pengukir
kayu masih mudah ditemui, Karena masih banyak karya mereka yang bisa dibeli di
toko ukiran khas palembang. Ukiran kayu khas Palembang telah tumbuh menjadi
industri yang dipercaya masyarakat dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan
mereka, tentunya selain terkenal akan pempek yang mendulang keuntungan. Ukiran
juga bisa dijadikan salah satu bisnis dan usaha yang cukup menjanjikan baik di
Palembang maupun luar Palembang. Negara Indonesia merupakan daerah
tropis yang sebagian besar wilayahnya diisi oleh lautan dan juga hutan. Hutan
yang tersebar di banyak tempat di Indonesia tentu menjadi keuntungan tersendiri
bagi para perajin. Karya kerajinan ukiran adalah karya kerajinan yang
menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kerajinan ukiran memang lebih
banyak menggunakan bahan baku kayu sebagai bahan utamanya. Kayu yang biasanya
digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, dan lain-lain.
Toko
ukiran Al Ihsan palembang adalah usaha yang di rintis turun menurun oleh
keluarga ibu
almh.h.asnawati yang telah didirikan sejak tahun 1970 Seiring
berjalannya waktu seni ukir terus berkembang termasuk di Indonesia, Seni ukir
sendiri memerlukan bahan dan media yang unik agar nilai jualnya tinggi dan
menarik perhatian orang yang melihatnya Seni ukir termasuk kedalam seni yang
dalam pengerjaannya terbilang sulit, tetapi seni ukir bisa dimodifikasi dalam
hal bahan media serta alat yang
digunakan.
1.2 Maksud Dan Tujuan
Adapun
maksud penyusunan adalah untuk menjadikan rencana strategi (Renstra) ukiran
khas Palembang yang berbasis web industri Ukiran Toko Al Ihsan Kota Palembang
pada tahun 2018 – 2022 sebagai pedoman dalam sektor Perdagangan dan UKM kota
Palembang melaksanakan pembangunan TI dan pelayanan dalam pengembangan IT
sebagai tolak ukur penilaian pada Toko Ukiran Al Ihsan Palembang dalam
mengembangkan teknologi informasi. Maksud tersusunnya perencanaan teknis
strategis secara berturut-turut yang menjabarkan program dan kegiatan dalam
rangka mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam bidang industrian perdagangan
dan UMKM kota Palembang secara bertahap dalam melaksanakan program dan kegiatan
dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mulai dari tahun 2018-2022.
Adapun
tujuan penyusunan Renstra UMKM Ukiran khas Palembang adalah :
1.
Menjabarkan
tujuan, sasaran, strategi dan kegiatan Toko Ukiran Al Ihsan sesuai dengan visi
dan misi
2. Menjabarkan
rencana pembangunan dan pengembangan TI Toko Ukiran Al Ihsan yang telah diatur
dalam tahun 2018-2022
3. Menjadi
acuan evaluasi dan penilaian kinerja atas pelaksanaan program atau kegiatan
pembangunan dalam kurun waktu lima tahun
4.
Membantu Toko Al
ihsan mengembangkan penjualan produk melalui Teknologi informasi yang sedang
berkembang pesat saat ini seperti melalui website dan sosial media guna untuk
mendongkrak produk Toko Ukiran Al ihsan dapat menjangkau pasar yang lebih luas bahkan mampu
mengakses dan bersaing di pasar internasional.
1.3 Sasaran
Sasaran kajian ini adalah untuk mengetahui
potensi produk yang di hasilkan pada toko Ukiran Al ihsan dan sebagai perajin Ukiran khas Palembang yang
produknya banyak di minati orang serta untuk meningkatkan layanan dan produksi
Ukiran khas Palembang sebagai salah satu produk unggulan di Palembang yang
dapat memasuki pasar nasional dan internasional. Dengan menggunakan teknologi
informasi
BAB II
ANALISA KONDISI SAAT INI
2.1
Profil Perusahaan
Toko Al Ihsan Palembang yang beralamat di Jalan
Faqih Jalaluddin no. 14 D 19 ilir Palembang Sumatera Selatan 30131 merupakan
usaha keluarga ibu almh.hj.asnawati usaha ini berdiri sejak tahun 1970 ,
melayani pembuatan lemari ukir dan juga menjual ukiran untuk kaca, hasil karya
mereka bagus dan rapi. Ukiran khas Palembang ini tergolong ukiran yang
keberadaan nya sangat banyak di minati masyarakat di daerah sumatera selatan
khusus nya kota madya Palembang. Lemari Ukiran khas Palembang ini di kerjakan
oleh pengrajin yang ahli dan sudah professional di bidang nya, konstruksi
pembuatan di lakukan dengan pengawasan ketat sehingga tercipta produk yang
berkualitas tinggi bila di bandingkan dengan produk dari toko lain. Proses
Finishing pada lemari merupakan tahap akhir pengerjaan furniture itu harus
benar-benar maksimal. Oleh karena itu, kami mempercayai proses finishing pada
tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan tidak ragu lagi akan hasil kerja nya
supaya hasil nya berkualitas.
2.1.1 Penjualan
Tabel
2.1 Pendatan dan Biaya produukToko Ukiran al ihsn Khas Palembang
No
|
Keterangan
|
Meja
|
Kursi
|
Lemari
|
|||
2015
|
2016
|
2015
|
2016
|
2015
|
2016
|
||
Pendapatan
|
30.000.000
|
50.000.000
|
50.000.000
|
65.000,000
|
120.000.000
|
140.000.000
|
|
Biaya
|
|||||||
Upah Tenag Kerja
|
30.000.000
|
12.000.000
|
35.000.00
|
30.000.000
|
38.000.000
|
38.000.000
|
|
Bahan Baku
|
50.000.000
|
150.000.000
|
230.000.000
|
28.000.000
|
60.000.000
|
55.000.000
|
|
Transportasi
|
2.000.000
|
50000.000
|
2.000.000
|
7.000.000
|
10.000.000
|
6.000.000
|
|
Biaya
Penyusun
|
5000.000
|
500.000
|
500.000
|
5000.000
|
5000.000
|
5000.000
|
|
Tabel di
atas menjelaskan pendataan biaya yang di
keluarkan oleh Toko Al ihsan dan pemasukan yang di dapat pada toko al ihsan di tahun 2015-2016. Pada tabel tersebut
menjelaskan pemasukan Toko ukiran Al ihsan yang masih menggunakan sistem yang
biasa dan pada tahun 2017 ,2018 sudah memulai menggunakan sistem yang baru
seperti menggunakan media website facebook dan instagram.
Berikut
Tabel pendapat Toko ukiran Al ihsan yang menggunakan sistem yang baru.
NO
|
PEMESANAN
|
JUMLAH PEMASUKAN 2017
|
JUMLAH PEMASUKAN 2018
|
TARGET 2017
|
TARGET
2018
|
Presentase 2017
|
PRENSTAS2018
|
1
|
INSTAGRAM
|
230.000.000
|
265.000.000
|
240.000.000
|
280.000.000
|
10%
|
15%
|
2
|
WEBSITE
|
210.000.000
|
250.000.000
|
230.000.000
|
270.000.000
|
20%
|
20%
|
3
|
FACEBOOK
|
250.000.000
|
285.000.000
|
260.000.000
|
300.000.000
|
35%
|
35%
|
2.1.2. Karyawan
Tabel karyawan
Jabatan
|
Jumlah karyawan
|
Pendidikan terakhir
|
Kepala Toko
|
1
|
S1
|
Tukang antar
|
3
|
SMA
|
Admin
|
1
|
SMA
|
Pengemasan
|
2
|
SMP
|
Pengrajin/Tukang
|
3
|
SMP
|
2.1.3. Jenis Ukiran
a.
Ukiran Tebuk Tembus
Ukiran tebuk berasal dari sekeping papan atau
beberapa keping papan yang ditebuk dengan menggunakan gerudi gergaji (gergaji
menggerudi) supaya tembus bentuk-bentuk bunga atau corak.Terdapat dua jenis
ukiran jenis ini, iaitu ukiran tebuk tidak silat dan ukiran tebuk silat.
Ukiran tebuk tidak silat banyak terdapat pada ,
,lemari.Bagi ukiran tebuk silat, bahagian yang menindih
serta melengkung keluar ditimbulkan dan bahagian yang melengkung ke dalam serta
yang tertindih ditenggelamkan.Sesungguhnya silat ialah istilah yang menunjukkan
bahagian yang timbul dan tenggelam serta papan tebuk disobek.Bunga ukir yang
terdapat pada bentuk ini ialah awan larat, silang dan simetri.
Tabel Jenis barang
No
|
Nama barang
|
Jumlah pembuatan
|
Lemari
|
15
|
|
Kursi
|
20
|
|
Meja
|
12
|
2.1.4. Analisis Kondisi Masa Depan
Analisis
kondisi masa depan yang di jangkau untuk 5 tahun kedepan penjualan ukiran
mengalami kendala dan banyaknya kompetitor pada industri perdagangan khususnya
industri ukiran maka upaya pengembangan
umkm ukiran khas Palembang adalah :
Strategi Dan Pengembangan Usaha
1.
Mengembangkan
promosi
Diperlukan media khusus yang digunakan dalam upaya
mempromosikan produk-produk yang dihasilkan.
2.
Menghasilkan
produk baru
Usaha Toko Al Ihsan melakukan inovasi terhadap produk
agar berbeda dan terlihat menarik dari produk yang lainnya ataupun kita bisa
melakukan perbaikan terhadap produk agar dapat bersaing dengan produk-produk
lain.
3.
Harga
yang kompetitif serta memberikan pelayanan yang maksimal
Memberikan harga yang terjangkau pelayanan yang semaksimal mungkin kepada para
konsumen maupun pelanggan agar merea dapat menilai langsung hasil kinerja
pelayanan Toko Al Ihsan.
2.1.5. Analisis SWOT
Perkembangan
IT menuntun pemilik bisnis untuk mengembangkan dan memanfaatkan IT untuk
memperluas dan memasarkan ukiran kayu khas palembang ke pasar yang lebih luas
dan jangkauan wilayah yang luas agar mampu menarik calon konsumen dari berbagai
daerah dalam dan luar negeri. Maka harus dibangun tata kelola teknologi
informasi yang baik agar menghasilkan profit yang besar serta mengenalkan
budaya ukiran kayu khas Palembang ke dalam dan luar negeri yang menjadi
kebanggan kota palembang.
Dalam hal ini agar lebih mudah dalam memetakan masalah,
dapat menggunakan SWOT. Kondisi saat ini pada ukiran kayu khas palembang dapat
dilihat melalui tabel SWOT berikut :
Tabel
analisa Swot
Strength
|
Weakness
|
a.
Pengrajin Handal
b.
Inovasi pada produk
c.
Memberikan pelayanan terbaik
terhadap pelanggan
d.
Social media
|
a.
Pemasaran terbatas
b.
Pengrajin terbatas
c.
Barang baku yang sama sulit
didapat
|
Oppurtiruty
|
Threats
|
a.
Pelanggan dapat memesan ukiran
kayu sesuai pola yang diinginkan
b.
Penjualan secara online maupun
offline
c.
Banyak layanan kjasa pengirim
|
a.
Bisnis yang serupa
b.
Bisnis yang menggunakan fasiltas
internet lainnya
|
kelebihan
a.pengrajin handal
pengrajin handal disini yang dimaksud adalah pengrajin yang
bisa membuat pola dan memahat ukiran kayu yang diinginkan para pelanggan.
b. Inovasi pada produk
Inovasi produk disini adalah ukiran
kayu yang biasanya diproduksi untuk jenis ukiran kayu tradisional dikembangkan
menjadi produk modern .
c.memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
Meberikan pelayanan terbaik di sini adalah ukiran kayu al
ihsan melayani pelanggan dengan tata kerama,sopan santun dalam berkomunikasi
yang baik.
d. Sosial Media
Sosial media merupakan capaian pertama dan akan terus
dikembangkan sebagai rencana jangka pendek mengingat fitur yang disediakan
selalu update.
Kelemahan
a. pemasaran terbatas.
pemasaran terbatas
yang dimaksud adalah ketika suatu waktu pemesanan produk banyak tapi jumlah
pengrajin terbatas,sehingga pemasaran tersebut terbatas pula.
b. Pengrajin terbatas.
Pengrajin yang dimiliki tidak selalu sesuai dengan jumlah
pesanan produk yang diminta.
c. Bahan baku yang semakin sulit didapat.
maksudnya adalah populasi kayu untuk pembuatan ukiran kayu
berkurang sehingga untuk sulit didapatkan.
Peluang
a. Pelanggan dapat memesan ukiran kayu sesuai pola yang diinginkan.
Pelanggan tidak selalu membeli produk yang diproduksi namun
terkadang memiliki pesanan tersendiri sesuai keinginan maka dibutuhkan
teknologi informasi agar waktu dan transaksi menjadi efektif dan efisien.
b. Penjualan secara online maupun offline
Teknologi informasi memberikan banyak fasilitas kepeda
penggunanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
c. Banyak layanan jasa pengiriman .
Sekarang banyak berkembang layanan jasa berbasi teknologi
informasi yang siap melayani dan bekerja sama.
Ancaman
1. Bisnis yang serupa.
Bisnis yang serupa yaitu ukiran kayu akan menjadikan
pelanggan banyak pilihan dan kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya
harus mampu bersaing.
2. Bisnis yang menggunakan fasilitas internet lainnya.
Sekarang hampir semua pelaku usaha memanfaatkan fasilitas
internet dalam memasarkan produknya agar cepat sampai ke calon pembeli maupun
pelanggan.
Dari analisis SWOT diatas dapat diketahui ada kebutuhan IT
diperlkan untuk menghadapi persaingan bisnis serupa, sebab apabila hanya
mengandalkan penjualan offline maka calon konsumen otomatis akan terbagi dalam
lingkup kota Palembang. Analisis SWOT menganalisa kekuatan apa saja yang
dimiliki pemilik bisnis untuk menghadapi persaingan. Beberapa hal yang harus
diperhatikan oleh pelaku usaha sebagai berikut :
1. Kelemahan yang dimiliki haruslah ditutupi dengan
pengembangan IT yang nantinya dapat menjadikan sebagai kekuatan.
2. Kesempatan dan
peluang usaha harus mampu dibaca agar pengembangan IT tidak salah sasaran
sehingga harapan yang dinnginkan dapat dipenuhi.
3. Ancaman datang
dari luar dalam hal ini penjualan ukiran kayu di Palembang tentunya memiliki
banyak pesaing yang menjual produk serupa sehingga dibutuhkan kekuatan IT dan
inovasi agar menjadi yang terdepan dalam bisnis ukiran kayu.
BAB
III
ANALISIS
ISU STRATEGIS
1.1
Isu-isu strategis yang akan dihadapi
Toko Ukiran Al Ihsan umkm kota Palembang
dalam mengembangkan usahanya melakukan pendekatan yang digunakan dalam mencapai
tujuan untuk pengembangan TI sebagai upaya mendukung tercapainya visi dan misi Toko
Al Ihsan tahun 2018 - 2022. Maka permasalahan dan isu-isu strategis
penyelenggaraan tugas fungsi menjadi rujukan penting dalam menentukan program
dan kegiatan yang diprioritaskan selama lima tahun ke depan
1.1.1 Analisis Internal
Analisis Lingkungan Internal analisis lingkungan
internal adalah proses dimana perencana
strategi mengkaji pemasaran dan distribusi usaha ukiran, penelitian dan pengembangan,
produksi dan operasi, sumber daya dan karyawan, serta faktor
keuangan dan akutansi untuk menentukan dimana kekuatan dan kelemahan perusahaan. pendekatan
fungsi bisnis berupaya mengidentifikasikan dan menilai faktor- faktor internal
yang mencakup kemampuan perusahaan dan keterbatasan yang biasanya dikategorikan
sebagai berikut :
. A. Manajemen
Manajemen
merupakan suatu tingkatan sistem pengaturan organisasi yang
mencakup
sistem produksi, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia dan
keuangan.
Fungsi manajemen terdiri dari lima aktivitas dasar yaitu perencanaan,
pengorganisasian, pemotivasian, dan pengendalian.
B. Pemasaran
Pemasaran
merupakan proses menetapkan, mengantisipasi, menciptakan dan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan
akan produk dan jasa. Ada tujuh fungsi dasar pemasaran : analisis pelanggan,
penjualan produk atau jasa, perencanaan
produk dan jasa, penetapan harga, distribusi, riset pemasaran, dan analisis peluang. Dengan
memahami fungsi – fungsi ini akan membantu dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi
kekuatan dan kelemahan pemasaran.
C. Keuangan
Kondisi
keuangan sering dijadikan ukuran tunggal terbaik dalam menentukan posisi persaingan Selain itu, kondisi keuangan
perusahaan juga dapat menjadi daya tarik bagi investor. Penetapan kekuatan dan
kelemahan finansial sebuah perusahaan sangat penting untuk memformulasikan
strategi secara efektif.
D. Produksi dan Operasi
Produksi dan
operasi dalam suatu perusahaan merupakan seluruh aktivitas yang merubah
input menjadi output yang berupa barang dan jasa. Manajemen produksi dan operasi erat kaitannya
dengan input, proses, dan output.
1.1.2 Analisis eksternal
Analisis Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal
adalah suatu proses yang digunakan perencana strategis untuk
memantau sektor lingkungan dalam menentukan peluang atau
ancaman terhadap perusahaan (Jauch dan Glueck, 2003) Perubahan dalam kekuatan
eksternal mengakibatkan perubahan dalam permintaan
konsumen untuk barang industri. Kekuatan eksternal memengaruhi tipe produk yang
dikembangkan, karakteristik dari strategi segmentasi pasar dan positioning dan
pilihan produk yang ingin
diakuisisi atau dijual. Kekuatan eksternal secara langsung mempengaruhi
pemasok serta distributor.
3.1.3 Persaingan Antar Perusahaan Sejenis
Profil Kompetitor
Toko Al Ihsan Palembang yang beralamat
di Jalan Faqih Jalaluddin no. 14 D 19 ilir Palembang Sumatera Selatan 30131 yang merupakan lokasi penjualan
ukiran kayu banyak yang
bergerak pada bidang yang sama dalam menghasilkan ukiran
kayu khas Palembang, seperti toko
ukiran agung jaya,toko ukiran palembang maika.
Tiap pelaku usaha ukiran kayu ini juga memanfaatkan media social seperti facebook dan
bergabung di market place untuk menjangkau calon pembeli yang lebih luas. Competitor
sejenis yang telah ada
akan saling bersaing dalam merebut pelanggan, para perusahaan akan menggunakan
strategi-strategi bersaing seperti menurunkan harga, meningkatkan kualitas,
menambah produk,
menyediakan jasa, memperpanjang garansi dan meningkatkan iklan. Ini dilakukan
karena persaingan antar perusahaan sejenis merupakan ancaman yang terbesar diantara
lima kekuatan kompetitif.
3.2 Analisis Visi dan Misi
3.2.1 Visi
Toko Ukiran Khas Palembang Al Ihsan
menjadi usaha Ukiran kayu yang memberikan banyak pilihan Ukiran terbaik di
Palembang terutama pada pembuatan Lemari Ukir Khas Palembang dan Ukiran untuk
kaca dan memperkenalkan atau memasarkan Ukiran Khas Palembang secara luas
dengan menggunakan pemanfaatan teknologi informasi dan proses transaksi pembayaran via BANK
untuk mengembangkan tata kelola IT siap
bersaing di pasar global dan dengan mengetahui kebutuhan konsumen untuk
meningkatkan kualitas produk.
3.2.2. Misi
3.2.2. Misi
Menyediakan
berbagai pilihan produk Ukiran dengan motif khas dan menarik dari Kota
Palembang Memperkenalkan
atau memasarkan Ukiran Khas Palembang dengan memanfaatkan teknologi informasi
saat ini Menjalankan usaha dengan memperhatikan
lingkungan alam dan masyarakat sekitarnya dengan mengikuti tren model masa
kini.
3.2.3 Analisis Kebutuhan Teknologi Informasi
Berdasarkan
analisa visi dan misi maka penerapan teknologi informasi di Toko Ukiran Khas
Palembang al ihsan maka diharapkan dengan keberadaan teknologi informasi dapat
:
1.
Memasarkan
produk dengan menerapkan E-Marketing
2.
Meningkatkan
transaksi dan efisiensi keamanan dalam bertransaksi.
BAB IV
VISI
DAN MISI
4.1
Visi
dan Misi
Visi ukiran kayu al ihsan :
Memperkenalkan produk baru yang di pasarkan al ihsan dan
menjadikan
usaha industri ukiran kayu yang menghasilkan produk ukiran kayu berkualitas.
Misi Ukiran kayu al
ihsan :
1.
Melakukan
proses pekerjaan sesuai prosedur atau aturan
2. Menyelesaikan
pekerjaan atau pemesanan konsumen tepat waktu.
3. Bekerja
dengan memperhatikan standar keamanan karyawan.
4. Menghasilkan
produk ukiran kayu berkualitas ekspor
5. Menggunakan
bahan baku ukiran kayu berkualitas.
1.2 Visi
internasional
Menerapkan sistem berbisnis IT sehingga pemasaran produk secara luas dan produk
ukiran khas palembang dapat diketaui oleh banyak orang melestarikan
budaya tradisional ukiran kayu dengan teknologi informasi.
1.3
Berbasis
IT
Penggunaan mobile aplikasi dan website yang bisa
digunakan untuk menunjang peningkatan sesuai tujuan visi dan misi yang ingin di
capai Toko ukiran al ihsan sehingga media pemasaran dan calon konsumen dapat
lebih mudah memesan dan mengetahui produk.
Berdasarkan
visi teknologi informasi mewujudkan
keinginan pengembangan IT untuk masa depan mengenai
apa yang akan dicapai dari teknologi informasi bagi pelaku usaha. Rencana
Strategis Pengembangan Teknologi Informasi :
NO
|
Layanan
|
Tahun
|
||||
2018
|
2019
|
2020
|
2021
|
2022
|
||
1
|
Pesan
Antar Dalam Kota
|
Telfon
Email
Sms
Wa
IG
|
-
|
MoU
jasa antar barang
|
-
|
Kerjasama Layanan Integrated perusahaan jasa
|
2
|
Website
|
https://toko-ukiran-palembang-al-ihsan.business.site
|
-
|
Menambah
fitur di Website
|
-
|
|
3
|
E-Commerce
|
-
|
MarketPlace(Lazada, Bukalapak)
|
-
|
Membangun
Mobile
Aplication
|
Menambah fitur di aplikasi
|
4.4. Misi
Misi dan indikator
No.
|
Misi
|
Indikator
|
Sasaran
|
1
|
Penjualan
menerapkan IT
|
a.
Menggunakan Media Sosial
b.
Menggunakan Website
c.
Menggunakan Aplikasi
|
Pelanggan dapat lebih mudah berkomunikasi dalam
menanyakan produk
Sistem 24 jam dan keamaan bertransaksi
|
Pelayanan
berbasis IT
|
a.
Pengiriman melalui jasa online
b.
Pembayaran secara digital.
|
Berkerjasama MoU dengan perusahaan jasa dan menarik
perhatian konsumen dengan barang yang dipesan di antar langsung ke
tempat mempermudah konsumen
|
|
3.
.
|
Pemasaran
berbasis IT
|
a.
Promosi dan Endorse Sosial Media
b.
Iklan Website dan blog
|
konsumen mampu melihat jenis produk melalui
berbagai fasilitas teknologi informasi yang
digunakan toko al ihsan.
|
BAB
V
STRATEGI PEMBANGUNAN
5.1. Strategi Pembangunan
Agar Toko Al ihsan dapat dengan mudah memajukan
usahanya dengan adanya strategi pembangunan. Maka di buat lah misi Toko Al
ihsan yaitu sebagai berikut.
Misi dan Strategi
NO
|
MISI
|
STRATEGI
|
1
|
Menjadikan
produk Toko Ukiran Al ihsan banyak di
minati para konsumen
|
Meningkatkan
jenis produk yang akan di jual
|
2
|
Teknologi
informasi sebagai sarana penjualan dan pelayanan
|
Peningkatan
IT pada Toko Ukiran Al ihsan
|
3
|
Mengembangkan produk yang akan di jual oleh
toko ukiran al ihsan sampai ke pasar nasional maupun internasional
|
1.
Mengembangkan layanan IT pada setiap produk
yang akan dijual
2.
Melengkapi SDM dengan adanya peran teknologi
informasi
|
Dengan di buat tabel
di atasa maka dapat di simpulkan bahwa sebuah strategi pembangunan dapat
berjalan dengan lancar apabila misi terlaksana.
BAB VI
PETA
JALAN PEMBANGUNAN
Pada pembangunan sebuah usaha di perlukan sebuah misi untuk menuju sasaran
yang akan di tentukan guna misi untuk mewujudkan konsep perencanaan pembangunan
strategi usaha tersebut. maka perlu di bentuk strategi yang akan di lakukan
adalah sebagai berikut.
|
NO
|
MISI
|
KEGIATAN
|
Timeline
|
|
1
|
Memberikan pelayanan yang baik pada customer
|
Memberikan diskon pada setiap pembialan barang di Toko Al ihsan
Bersikap ramah dalam melayani customer
|
1-10
|
|
2
|
Membangun layanan IT pada penjualan
|
Membuat layanan service pada konsumen
|
1-5
|
|
Menjual produk melalui layanan IT seperti media sosial
dan website dan
|
1-10
|
||
|
Melakukan Transaksi melalui transfert ATM/BANK
|
1-10
|
||
|
3
|
Menjual produk dengan banyak inovasi
|
Menambah jenis produk yang jarang dijual oleh Toko lain
|
1-5
|
|
Harga lebih murah dibanding dengan Toko lain tetapi
kualitas masih tetap bagus
|
1-5
|
||
|
4
|
‘Mampu bersaing dengan kompetitor lain
|
Memiliki karyawan yang handal dengan banyak membangun
inovasi inovasi pada setiap produk yang akan di jual
|
1-10
|
|
Mampu bersaing di pasar nasioanl maupun internasional
|
1-5
|
||
|
Mengasah ilmu dengan selalu belajar dan mencari rekan
bisnis yang bisa di ajak kerjasama
|
1-10
|
BAB VII
PENUTUP
7.1 Kesimpulan
Dengan adanya renstra ini dapat di simpulkan bahwa Tuko
ukiran Al ihsan ini dapat mengembangkan produk penjualan dengam cara sebagai
berikut.
1. Menambah
layanan IT pada sistem layanan penjualan
2. Menambah
produk yang akan di jual agar produk yang di jual sampai ke pasar nasional
maupun internasional
3. Selalu
memberi inovasi inovasi baru pada setiap produk agar selalu di minati pada
konsumen
4. Melayani
konsumen dengan sepenuh hati
Dengan
menjalankan usaha Toko Ukiran Al ihsan ini
bagaimana caranya bertahandan mampu bersaing dengan kompetitor lain
namun usaha Toko Ukiran ini tetap selalu di minati para konsumen, serta dapat
selalu muda di ingat oleh para konsumen dengan ke khasan nya Ukiran yang di
produksi oleh Toko Al ihsan. Serta Toko Al ihsan selalu berusaha bagaimana
caranya untuk terus menjaga agar apa yang sudah di ciptakan produknya terus
bertahan sampai tahun tahun selanjutnya.
7.2 Saran
Untuk
mengembangkan produk Toko Ukiran Al ihsan khas Palembang maka kami selaku
penulis memberikan saran yang mungkin bisa bermanfaat dan dapat membantu
manajemen Toko Ukiran Al ihsan dengan cara
yaitu sebagai berikut.
1. Membuat
pembelajaran atau kursus membuat produk ukiran
khususnya kepada masyarakat
palembang guna memajukan dan melestarikan produk khas palembang ukiran ini agar
tidak punah dan selalu maju produknya hingga ke pasar nasional maupun
internasional.
2. Membuat
layanan IT pada UMKM khususnya ukiran palembang guna mempererat silatuhrami
dengan kompetitor lain.
3.
Mengembangkan
media teknologi sebagai mentoring marketing.
